This is My Real Mine

Sunday, August 13, 2006

My Best Peoples

Namanya Amal Nabil Alfianto. Panggilannya Nabil. Nih dia, anak angkat gue.. Hehehe.. Nabil.. lucu banget, deh.. Papanya.. siapa, yah? Banyak sih, yang mau jadi papanya dia ada Ian Kasela, Pasha Ungu, trus.. siapa lagi, yah? Aduh, banyak, deh. Tapi, papa dia yang asli cuma satu. Om Bambang Gentolet!!! Sorry, Om!!!

Ini Ian Kasela. Betapapun banyak yang lebih cakep dari dia, betapapun banyak yang lebih tajir dari dia, tapi, ga ada satu pun yang bisa menyamai kebaikan hatinya. Ga ada yang bisa bikin jantung aku bergetar, berguncang, melinu, dan mengerang seperti dia. Ian Kasela, adalah orang yang begitu berarti, dalam perkembangan jiwa seni aku, terutama di bidang musik. Berkat dia, aku jadi lebih bisa belajar menghargai musik-musik Indonesia. Berkat dia pula, kualitas puisi, dan lirik lagu karyaku, jadi lebih bermakna, bila dibaca dan diresapi. Berkat dialah, cita-citaku sebagai penyanyi makin kuat, dan aku makin bersemangat. Ian Kasela telah menciptakan perubahan baru yang positif dalam hidupku.

Monday, August 07, 2006

Nada Poem

Adakah Cinta Untukku..?

Tlah.. lama kita bersama
Akhirnya aku mulai jatuh cinta
Pernah ku coba menahan rasa ini
Namun ku tak sanggup hindari
Sampai ku nyatakan sendiri padamu

Ketika ku katakan 'aku mencintaimu'
Kau hanya terdiam dan membisu
Raut wajahmu menampakkan kesedihan
Maaf.. bila aku salah bicara
Namun perasaan inilah yang sungguh ada di dalam hatiku

Dengan sikapmu itu
Adakah cinta untukku
Bila kau tak mencinta
Aku takkan kecewa
Karena ku tau cinta tak untuk dipaksakan

Walau aku begitu mencinta
Ku tak kan memaksa bila tak berbalas
Jika.. kau ingin mencintaiku
Ku kan menerima dengan hati yang tulus

Kau Ada Di Mana?

Untuk kedua kalinya
Kau pergi bila masalah datang
Untuk kedua kalinya pula
Kau tinggalkan aku dengan alasan ingin tenang
Namun di sini, kau buat aku merana
Karena merindukanmu..

Aku mencintaimu
Tak ingin kehilanganmu
Cukup sekali saja kau buat aku tak berdaya
Hidup tanpamu jujur saja aku tak mampu

Sebenarnya kau ada di mana?
Ku cari sampai ke ujung dunia
Kau tak ada di sana
Oh, kasihku, aku merindukanmu
Katakan padaku kau ada di mana?

Jangan buat aku cemas
Pulanglah..
Aku janji takkan lagi menduakanmu
Kan kujadikan kau yang utama dalam hidupku..

Ku tanya ke sana-sini
Tak ada yang tau
Rasanya aku mulai putus asa
Mencarimu yang seakan ditelan bumi

Kau ada di mana?
Janganlah kau pergi
Aku tak sanggup menahan rindu
Kembalilah padaku
Dan kau akan ku peluk seerat mungkin
Tak akan ku lepas

Kehilangan

Terlalu pagi kau tinggalkan aku
Sebelum ku dapat bahagiakanmu
Maafkanlah semua salahku
Bila masih ada yang berat dalam hati
Katakan saja..

Hujan di pagi ini begitu deras
Mengiringi langkahmu kembali kepada-Nya
Seakan ikut bersedih
Isak tangisku tak kan berhenti..
Karena kehilangan kau yang ku cinta

Tak kan ada yang mampu
Gantikan tempatmu di hatiku
Aku kehilanganmu akankah untuk selamanya..

Aku kehilanganmu.. untuk selamanya
Doaku mengiringi langkahmu..
Aku kehilanganmu..

Kehadiran Kekasihku

Dirimu dan diriku
Pernah arungi hidup bersama
Namun ternyata kita belum bisa bersatu
Dan kini kau pergi tinggalkan semua tentang kita
Karena aku berani menduakan cintamu

Sejujurnya aku tak ingin begini
Tapi lidahku terasa kelu
Hingga tak mampu berterus terang

Kini aku inginkan kau di sini
Aku t'lah lelah mencari ke ujung dunia
Langkahku semakin lemah
Tak berdaya bila terus begini

Kehadiranmu oh, kekasihku
Seperti saat kita masih bahagia
Aku tau pasti bahagia bersamamu
Karena hanya kau satu-satunya kekasihku

Kekasihku..
Hadirlah di sini..
Bersamaku..

AADC's Girls


Tentang kami..

Cinta.. dia agak sensitif, dan emosionalnya tinggi. Namun, menurut
teman-temannya, dia super baik, deh. Dia suka traktir
temen-temen, dan suka membantu temen-temen yang lagi ada masalah. Dia paling bisa bikin temen-temen ketawa, saat lagi susah karena diterpa masalah.
Alya.. dia paling lembut. Paling baik, dan paling kocak. Tapi, kalo udah ada masalah, dia bisa jadi temen yang paling childish, dan cengeng abis.
Dia punya password yang selalu akan diingat oleh teman-temannya.
Yaitu, 1,2,3 lupakan. Trus, biasanya sama temen-temen dijawab 4,5,6 ingat lagi. Hahaha.. kalo udah begini, temen-temen pasti dibuat ketawa. Dasar Alya!!!
Maura.. dia begitu soft, dan dewasa. Dia sangat bisa diajak bicara yang privacy. Dia pintar jaga rahasia. Selalu mau membantu mencarikan solusi, bagi temen-temennya yang lagi dirundung masalah, dan curhat sama dia, paling enak. Yang biasanya langganan curhat sama Maura adalah Cinta, Alya, dan Maura. Kalo Milly.. sepertinya jarang.
Milly.. cerewet abis. Suka retell. Dia akan menceritakan apapun yang baru ia alami, sendiri, atau bersama orang lain. Saking cerewetnya, temen sebangku yang dengerin, kupingnya sampe kayak kompor meleduk. Hahaha.. Dia sama Alya, suka ribut, loh. Lepas dari kebiasaan-kebiasaannya, Milly adalah cewek yang sangat feminim, kayak putri solo, gitu, deh..
Karmen, dia paling pintar diantara kami, paling disiplin, dan paling dewasa. Bukan hanya diantara kami berlima, tapi, diantara murid satu kelas Bahasa. Bahkan, mungkin satu sekolah. NEM-nya tertinggi di Bahasa. Pelajaran apapun, dia bisa. Olahraga apa saja, dia ahlinya. Terutama basket, dia pinter. Anak paskib, nih..
Ini kami yang asli..
Dari ki-ka:
Maura alias Fidha, Cinta alias Nada, Milly alias Nurul, Alya alias Yunita, dan Karmen alias Imut

Saturday, August 05, 2006

Welcome to My Website

Hidup itu.. tak mesti sempurna. Bisa jadi orang yang berhati baik aja udah bagus. Hidup akan terasa lebih berarti. Terlalu sempurna, untuk ukuran seorang manusia biasa, itu sudah sangat berlebihan. Jadi, mulailah hidup biasa saja, untuk menggapai hidup yang sempurna.
Impian.. kadang orang sering menganggap impian adalah sama dengan berkhayal. Padahal, hidup tanpa berandai adalah maya. Hidup tanpa mimpi adalah kosong. Jadi, jika ada orang hidup, tanpa pernah mengucapkan kata andai, atau mungkin, tidak punya impian setinggi apapun, pasti hidupnya terasa begitu hambar, dan hampa.
Cinta.. adalah anugerah Sang Pencipta. Yang bila terasa, pastilah begitu indah. Cinta itu.. merupakan inti terpenting dari hidup. Tanpa cinta, apalah artinya hidup ini? Tanpa hidup, cinta pun akan mati. Maka, hiduplah dengan penuh cinta.